Metaglobalnews.com – Pemberitaan terkait dugaan penimbunan lahan mangrove di Dapur 12, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, yang tayang di Metaglobalnews.com, saat ini muncul fakta baru yang patut dipertanyakan.
Nama Lazaidi dari jajaran Polisi Kehutanan sebelumnya disebut-sebut oleh pihak perusahaan sebagai pihak yang mengeluarkan perizinan, namun kebenaran hal itu layak diuji.
Saat awak media meminta klarifikasi langsung kepada pihak PT. Anektra Digdaya Semesta melalui perwakilannya, Andika. Jawaban yang diterima bahkan jauh dari materi pertanyaan.
Bukannya menjelaskan legalitas perizinan, Andika malah mengirimkan sebuah foto papan bunga berukuran sekitar 4 meter bertuliskan ‘Selamat dan Sukses atas Wisuda La Jahidi, S.H., M.H, dengan nama pengirim tertulis Anektra Grup.
Kiriman foto tersebut secara terang memperlihatkan kedekatan hubungan antara pihak perusahaan dengan La Jahidi.
Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya keterkaitan khusus yang mengarah pada pemberian izin atas kegiatan di kawasan hutan bakau (mangtove) tersebut.
Namun, ketika dikonfirmasi ulang terkait kiriman foto itu, La Jahidi justru membantah mengetahui segala urusan perizinan di lokasi penimbunan mangrove.
“Aduh, saya tidak tahu sama sekali masalah perijinan terkait kegiatan penimbunan mangrove itu. Apalagi saya disebut tahu persis tentang ijin lahan itu. Nanti saya usahakan akan menghubungi Andika, dari PT. Anektra Digdaya Semesta, dan akan pertanyakan serta konfirmasi dengan yang bersangkutan ibu, ” ungkap La Jahidi, saat dihubungi awak media, Jumat (25/09).
Pernyataan sangkahan ini tentu menimbulkan tanda tanya besar. Seandainya tidak ada urusan khusus, mengapa pihak perusahaan begitu berani mengirim bukti kedekatan tersebut ke awak media melalui foto karangan papan bunga.
Apakah papan bunga itu sekadar ucapan selamat biasa, atau menjadi bukti ada di balik rahasia dari transaksi yang tidak terungkap.
Saat ini, kejelasan status izin yang dijalankan oleh PT. Anektra Digdaya Semesta di kawasan mangrove Dapur 12 masih menjadi teka-teki yang harus segera diungkap oleh pihak terkait.(mt).

