Metaglobalnews.com – Kota Batam masih diselimuti kabut asap tebal hingga Jumat 9 Oktober 2026.
Jarak pandang turun drastis, kualitas udara masuk kategori tidak sehat, aktivitas penerbangan dan sekolah terganggu.
Foto & video investigasi di Tj. Riau Sekupang jam 17:46 dan Dapur Arang Nongsa jam 17:52 pada 06 Oktober 2026 yang kamu kirim memperlihatkan langit putih keabu-abuan total, matahari tertutup, bukit Sekupang samar – ini bukti visual pekatnya asap saat itu.
Data Resmi BMKG Hang Nadim Batam
1. Sumber Asap – Bukan dari Batam
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan Djambak menegaskan:
Asap dari Kalimantan yang sebelumnya sempat terdeteksi kini sudah tidak lagi memengaruhi wilayah Batam.
Namun, pergerakan asap dari wilayah Sumatera, khususnya Jambi dan Sumatera Selatan, masih terpantau bergerak terbawa angin menuju wilayah Kepulauan Riau.”
Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 1-20 km/jam, mendorong polutan ke Kepri.
2. Jarak Pandang Anjlok – Forecaster BMKG Rayi Anggraeni: Jarak pandang horizontal di Batam 3 hingga 5 kilometer. Masih aman untuk penerbangan tapi status siaga penuh jika asap meningkat
Di Batam Centre, BMKG prakirakan visibility 4-5 kilometer sepanjang hari
Dampak di jalan: Di simpang Kepri Mall pukul 16.00 WIB, lampu PJU terpaksa dinyalakan lebih awal karena kabut pekat.
3. Kualitas Udara Tidak Sehat
Selasa 06 Okt 2026 jam 15.00 WIB: PM2.5 mencapai 98,9 µg/m³kategori tidak sehat (ambang tidak sehat 55,5-150,4 µg/m³)
Rabu 07 Okt 2026 jam 08.00 WIB: PM2.5 85,3 µg/m³ masih tidak sehat
Kamis 01 Okt – Jumat 02 Okt:BMKG sudah keluarkan peringatan dini sebaran karhutla akan mengganggu jarak pandang dan kesehatan.
Jumat 09 Okt 2026 hari ini:AQI Batam 193 Unhealthy, kondisi SMOKE, suhu 30°C feels 37°C.
4. Wilayah Terdampak
Tidak hanya Batam. BMKG mencatat kabut juga menyelimuti Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Natuna, Lingga, Anambas.
Hujan ringan sempat mengguyur 12 kecamatan di Batam pada 01 Okt, tapi tidak mampu mengusir asap.
5. Dampak ke Sekolah
Dinas Pendidikan Batam terombang-ambing. Sekolah menghadapi pilihan tidak sederhana antara PTM, BDR, atau berganti pola mengikuti kualitas udara.
Kesehatan anak jadi taruhan karena partikulat halus bisa masuk jauh ke sistem pernapasan
Imbauan Resmi BMKG dan Diskominfo Batam
1. Batasi aktivitas luar ruangan, wajib pakai masker N95/KF94
2. Pengendara kurangi kecepatan, nyalakan lampu utama, jaga jarak aman – jarak pandang terbatas risiko kecelakaan tinggi.
3. Perbanyak air putih, pola hidup sehat, segera ke faskes jika sesak napas.
4. Pantau update BMKG Hang Nadim.
Akibat dampak asap yang masih mengepul hingga di kwatirkan bagi kesehatan karena udara tidak sehat.
Pihaak sekolah juga memberikan surat edaran kepada kepada orang tua(wali) murid agar belajar Dirum atau disebut(daring),,, hm


